Dikisahkan raja membuat sayembara. Barang siapa yang berani mengikuti dan memenangkan sayembara yang diadakan raja, maka dia berhak untuk menikahi putri raja yang cantik dan sebagian kekuasaan yang dimiliki raja. semua orang berduyun-duyun datang, kesatria dari pelosok, tua-muda, para jawara-jawara untuk ikut andil dalam sayembara tersebut.
Setelah semua berkumpul di sebuah lembah, maka raja mengumumkan sayembaranya. Raja berkata “Barang siapa yang berani terjun ke lembah jurang yang berisi buaya ganas dan berlari ke arah putri, maka dia yang akan berhak memenangkan sayembara ini!”
semua orang bergemuruh! mengolok ucapan raja. bahkan ada selentingan bicara: “hanya orang gila saja yang mau terjuan ke lembah buaya.”
perlahan ksatria yang sudah tua mundur perlahan menjauhi tempat itu dan berkata: “ah saya mah lebih baik menikmati hidup tua saja dari pada harus mati untuk sebuah mimpi menikmati putri dan kekayaannya.”
semua orang sudah mulai mundur dan meninggalkan tempat itu, sampai hal yang mengagumkan terjadi. seseorang terjun ke lembah buaya itu, berteriak lancang” AAAAAAAHHHHHH…….” hingga membuat semua orang terkagum-kagum, bahkan putri pun tersenyum bahagia karena ada kesatria yang berani untuk mendapatkan cintanya.
sambil terbatuk-batuk kesatria tadi akhirnya sampai di hadapan putri. mencoba menahan dan mengatur nafasnya. putri langsung mendekapnya dan mencium pipi kesatria itu. raja tersenyum dan semua ornag bersorak sorai.
namun pemuda beruntung tadi bilang, ” OK OK, saya mendapat semua ini, saya menang sayembara ini, tapi tolong sebelumnya saya ingin tahu, siapa yang mendorong saya terjun ke lembah buaya itu?”
cerita diatas dapat disimpulkan bahwa, niat jahat dari orang yang memang tidak menyukai kita malah membuat kita malah beruntung. awalnya orang ingin membunuh pemuda tadi tetapi malah upaya itu yang memaksa pemuda itu berjuang sehingga mendapat kemenangan itu.